Bus Werkudara Solo

Bus Werkudara Solo adalah bus tingkat wisata pertama buatan Indonesia yang sudah beroperasi sejak 12 tahun silam, tepatnya 20 Februari 2011. Nama “Werkudara” sendiri diambil dari nama tokoh pewayangan yang dikenal kuat dan gagah, yakni Raden Werkudara atau Bima.

Seperti arti nama bus yang kuat dan gagah, penampakan bus berwarna merah merona ini juga menyerupai namanya. Pasalnya, bus wisata Solo ini mampu menampung 43 penumpang; 18 penumpang duduk di bus bagian bawah, dan 25 penumpang di lantai dua bus. Dengan tinggi bus 4,5 meter, lebar 2,5 meter, dan berat 12 ton.

Lokasi Beli Tiket dan Harga Tiket Naik Bus Tingkat Werkudara

  • Harga tiket: Rp20.000/orang

Jadwal Operasional Bus Werkudara Solo:

Bus wisata Solo ini berangkat setiap hari Sabtu, Minggu dan hari libur, jam 09:00, 12:00, dan 15:00 WIB.

Rute Bus Werkudara Solo

Rute Berangkat:

Jl. Menteri Supeno No.7 (Kantor Dishub) – Jl. Adi Sucipto (Stadion Manahan) – Jl. Ahmad Yani – Jl. Slamet Riyadi (Loji Gandrung, Museum Radya Pustaka, Museum Batik Danar Hadi, Batik Kauman) – Jl. Urip Sumoharjo (Pasar Gede) – Jl. Kol. Sutarto – Jl. Ir. Sutami (UNS) – Jurug (Kebun Binatang Taman Jurug).

Rute Pulang:

Jurug (Kebun Binatang Taman Jurug) – Jl. Ir. Sutami (UNS) – Jl. Kol. Sutarto – Jl. Urip Sumoharjo – Jl. Jend. Sudirman (Benteng Vastenburg) – Jl. Sunaryo (Galabo, Pusat Grosir Solo, Beteng Trade Center) – Jl. Kapten Mulyadi (Pasar Kliwon) – Jl. Veteran – Jl. Bhayangkara – Jl. Dr. Rajiman – Jl. Dr. Wahidin – Jl. Dr.Moewardi (Kota Barat) – Kantor Dishub.